Sunday, 21 October 2018

puisi religi

Kamu

Cuma kamu

Hanya kamu

Untuk kamu

Kemarin....hari ini.. saat ini

 esok...

Lusa..esok lusa..

Entah sampai kapan

Raga ini..

Jiwa ini...

Nafas ini...

Melekat.. menyatu

Mencari ridho Mu

Habiskan waktu

Dalam detik... menit... hingga akhir hayat

Hanyalah menunggu saat itu...

Cinta ini..

Sayang ini..

 Tak ada yang abadi...meski...

Semua untuk Kamu...









Fana...

Tidak kekal

Tidak abadi

Berhembus bagai angin

Tak terlihat

Semu..

Bayanganpun pergi

Jangan dicari

Hanya lelah yang ada

Jangan gunakan logika

Ini bukan matematika

Tak perlu pembuktian empiris

Karena saat jiwa pergi

Tak ada yang perlu dibuktikan

Hanya tinggal cerita

Hanya kenangan..

Akhirnya dilupakan...






















No comments:

Post a Comment

tips mengolah daging bebek cepat empuk dan tidak amis

Hmmm... makan siang lalapan penyet bebek... duh rasanya bikin laper aja. Klo lagi libur semua pada ngumpul dirumah. Pingin makan lalapan be...